Cari Blog Ini

SHARE THIS / BAGIKAN

Minggu, 27 Februari 2022

Ansor dan Banser merupakan Garda Terdepan Penjaga Pancasila



Ansor dan Banser merupakan Garda Terdepan Penjaga Pancasila 

Syaifullah Ibnu Nawawi Kamis, 24 September 2020 | 05:00 WIB BAGIKAN: Blitar, NU Online Pancasila sebagai dasar Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) sudah final dan tidak dapat ditawar. Keberadaannya harus terus dijaga, apalagi memang warisan dari para ulama dan kiai. "Pancasila sudah final, dan jangan coba-coba mengganti dasar negara tersebut. Ansor dan Banser akan menjadi garda terdepan untuk melawan setiap organisasi atau oknum yang ingin mengganti Pancasila. NKRI dan Pancasila sudah harga mati," ujar Imam Kusnin Ahmad, Rabu (23/9). Hal ini ditegaskan Kepala Corps Provost Banser Nasional tersebut saat memberikan materi kebanseran dan bela negara pada kegiatan Diklat Terpadu Dasar ( DTD). Acara digelar Pimpinan Cabang (PC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kota Blitar, Jawa Timur. Mantan Kasatkorwil Banser Jawa Timur tersebut menyatakan Pancasila dirumuskan oleh para pendiri bangsa melalui proses pemikiran besar. Hasil pemikiran para pendiri bangsa ini, kata dia, harus menciptakan dan dihormati oleh seluruh generasi penerus. "Mbah Kiai Wachid Hasyim abahnya KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) ikut merumuskan ini. Jadi kita harus tahu," kata Ketua Pimpinan Cabang (PC) Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) Kabupaten Blitar ini. Ndan Kusnin, sapaan akrabnya mengatakan, Ansor dan Banser selama ini selalu menyosialisasikan Pancasila sebagai dasar negara yang final melalui seminar dan kegiatan yang dilakukan. Meskipun ada kecaman dari pihak lain, Ansor dan Banser bersama Badan Otonom NU yang lain tidak gentar. "Demi kebersamaan berbangsa dan bernegara, kita tidak perlu takut memperjuangkan kebenaran ini," tegas mantan Ketua PC GP Ansor Kabupaten Blitar tersebut. Ndan Kusnin mengajak seluruh komponen bangsa khususnya Ansor dan Banser untuk bersama menjaga Pancasila dari setiap bentuk ancaman dari luar maupun dalam. "Kita harus jaga marwah bangsa dengan mempertahankan Pancasila," tegasnya. Diklat dikuti 45 peserta dari Kota Blitar, mayoritas dari Kecamatan Sidorejo. Pelaksanaan berlangsung dengan mengikuti protokol kesehatan secara ketat. "Sesuai arahan pimpinan Ansor dan Banser, kegiatan harus memperhatikan protap protokol kesehatan. Untuk itu kami selalu koordinasi dengan Satgas Covid-19 Kota Blitar agar tidak terjadi hal yang tidak diinginkan," ujar Moh Syarif salah satu panitia. Pewarta: Ibnu Nawawi Editor: Syamsul Arifin

Sumber: https://nu.or.id/daerah/ansor-dan-banser-merupakan-garda-terdepan-penjaga-pancasila-tKZUG

https://nu.or.id/daerah/ansor-dan-banser-merupakan-garda-terdepan-penjaga-pancasila-tKZUG

Mewaspadai Generasi Baru Ibnu Muljam


Mewaspadai Generasi Baru Ibnu Muljam

Diterbitkan tanggal 30 Januari 2018


Oleh: Abdul Ghofur, S.Pd.I.
(Staf Akademik FITK IAIN Surakarta)


(ilustrasi: metroislam.com)


Masih segar dalam ingatan, kasus penganiayaan yang beberapa waktu lalu (27/01) menimpa salah satu ulama K.H. Umar Basri, pengasuh pondok pesantren Al-Hidayah, Cicalengka, Bandung, Jawa Barat. Dengan tanpa ampun pelaku memukuli dan menghajar Ceng Emon (sapaan akrab K.H. Umar Basri) ketika tengah khusyuk membaca wirid setelah salat subuh. Motif apa gerangan si pelaku yang begitu tega menganiaya seorang kiai yang sudah sepuh, yang seharusnya ditakdimi karena keluasan dan kedalaman ilmu-ilmunya. Sungguh kebiadaban yang jauh dari norma agama dan nilai-nilai luhur kemanusiaan.

Tragedi di atas mengingatkan kita kepada sosok khulafaur rasyidin yang keempat, khalifah Ali bin Abi Thalib, bagaimana beliau direnggut nyawanya tanpa haq oleh sosok seorang muslim juga yang dikenal dengan nama Ibnu Muljam. Hampir persis kejadian terjadi pada waktu kisaran salat subuh. Lalu apakah ini pertanda telah lahir kembali generasi baru Ibnu Muljam dengan terang-terangan? Generasi yang akrab dengan kekerasan dan mudah mengkafirkan (takfir), meski juga mempelajari ayat suci Al-Quran dan menelaah hadits?



Mengenal Sosok Ibnu Muljam

Seperti dilansir islami.co nama lengkap Ibnu Muljam adalah Abdurrahman bin ‘Amr bin Muljam al-Muradi. Tanggal dan tahun lahirnya tidak diketahui, namun dalam kitab al-A’lam karya al-Zarakly disebutkan bahwa ia pernah bertemu dengan masa-masa jahiliyah dan berhijrah pada masa pemerintahan khalifah Umar bin Khattab. Ia juga merupakan salah satu orang yang mengikuti pembebasan Mesir (Fath Misra) dan setelah itu ia menetap di sana. Diceritakan oleh Syamsuddin ad-Dzahabi (748 H) dalam kitabnya Tarikhul Islam wa Wafayati Masyahiril A’lam bahwa Ibnu Muljam merupakan sosok ahli Al-Quran dan ahli fikih. Selain itu, ia merupakan orang yang gemar beribadah.

Semasa pemerintahan Amirul Mukminin, Umar bin Khattab, Ibnu Muljam merupakan seseorang yang sangat istimewa. Pasalnya, ia diberi kepercayaan oleh Umar bin Khattab untuk mengajar Al-Quran di masjid. Bahkan, agar memudahkan ia mengajar Al-Quran, Umar bin Khattab memerintahkan Amr bin Ash untuk memperluas rumah Ibnu Muljam agar lebih dekat ke masjid agar ia mengajar Al-Quran dan fikih di sana. Rumah Ibnu Muljam juga dekat dengan Abdurrahman bin Udais al-Balawi, yakni orang yang nantinya termasuk otak pembunuhan Utsman bin Affan.

Ibnu Muljam sebenarnya adalah sosok pendukung khalifah Ali bin Abi Thalib. Sikap politiknya yang berbeda ketika terjadi perang Shiffin yang mengawali ketidakberpihakannya. Berawal dari Perang Shiffin, perang antara pasukan Khalifah Ali bin Abi Thalib dan Muawiyah pada tahun 37 H/ 648 M. Ketika kelompok Ali hampir menang, Muawiyah menawarkan perundingan (tahkim) sebagai penyelesaian permusuhan. Ali menerima tawaran Muawiyah, sehingga menyebabkan 4000 pengikutnya memisahkan diri dan membentuk kelompok baru yang dikenal Khawarij (berasal dari kata kharaja artinya keluar/membelot) termasuk di dalamnya adalah Ibnu Muljam.

Khawarij menyatakan bahwa permusuhan harus diselesaikan dengan kehendak Tuhan, bukan perundingan (arbitrase). Mereka berpegang teguh dengan dalil “lā hukma illa Allah” (tidak ada hukum yang harus ditaati kecuali hukum Allah) yang digunakan untuk menolak kebijakan Ali. Karena melawan kehendak Tuhan, Khawarij kemudian mengkafirkan (takfir) kepada Ali bin Abi Thalib dan Muawiyah. Khawarij juga mengkafirkan terhadap mayoritas umat muslim yang moderat dan menuduhnya sebagai pengecut. Pemikiran dan sikap keagamaan model Khawarij kemudian diteruskan oleh paham Wahabi di Arab Saudi pada abad Ke-12 H yang dipimpin oleh Muhammad bin Abdul Wahab. Dalam konteks Indonesia, paham berpikir radikal tersebut menjangkiti pola berpikir individual maupun beberapa organisasi keagamaan sehingga perlu diwaspadai. Layak diapresiasi apa yang dilakukan pemerintah dengan membubarkan Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) beberapa waktu lalu, sebagai langkah melindungi warganya dari sikap keagamaan yang radikal.



Radikalisme Agama

Dalam bahasa Arab, radikalisme biasa disebut tathorruf lalu menjadi muthathorrifin, diartikan dengan istilah teror atau menciptakan bencana. Dominasi ini melahirkan berbagai macam fanatisme, mulai yang paling lunak sampai yang paling berat. Adapun yang paling berat disebut hizbul takfiriyyah, yaitu kelompok yang selalu mengatakan bahwa golongan di luar dirinya adalah kafir. Oleh karena itu, jika sudah kafir, semuanya menjadi halal, baik saudara, harta, maupun kehormatannya (Adon Nasrullah Jamaludin, 2015: 162).

Radikalisme agama dalam Islam umumnya muncul dari pemahaman yang sempit, tertutup, dan tekstual terhadap teks-teks Al-Quran dan Hadits. Kaum radikal selalu merasa sebagai kelompok yang paling memahami ajarah Tuhan. Karena itu, mereka dengan mudah mengkafirkan orang lain yang berbeda dengan dirinya dan menganggapnya sebagai sesat. Rahimi Sabirin (2004: 5) menguraikan radikalisme adalah pemikiran atau sikap keagamaan yang ditandai: 1) sikap intoleransi, tidak mau menghargai pendapat dan keyakinan orang lain, 2) sikap fanatik, yaitu selalu merasa benar sendiri, menganggap orang lain salah, 3) sikap eksklusif, yaitu membedakan diri dari kebiasaan umat kebanyakan, dan 4) sikap revolusioner, yaitu cenderung menggunakan kekerasan untuk mencapai tujuan. Adapun radikalisme terdiri dari dua wujud yaitu radikalisme dalam pikiran (fundamentalisme) dan radikalisme dalam tindakan (terorisme).

Menurut Mudofir (2014: 6) sejatinya agama adalah korban perkosaan dari para pemeluknya yang secara eksklusif dijadikan instrumen pembenaran atas aksi-aksi kekerasan. Prinsip toleransi, menghargai perbedaan, hidup dalam kebersamaan, menyantuni orang miskin, menciptakan perdamaian, bertindak adil, dan menghormati HAM hampir selalu dikesampingkan. Dampaknya agama dianggap sebagai simbol perlawanan tanpa syarat terhadap hegemoni kelompok atau peradaban tertentu, seperti modernisme dan kapitalisme. Radikalisme agama yang memiliki tafsir-tafsir keagamaan eksklusif dan terlalu harfiah hanya menonjolkan penggunaan teori konspirasi. Sebuah teori yang dasar asumsinya melihat dunia dalam kerangka dikotomi tajam antara “kami” dan “mereka”. Dengan bayang-bayang imajinasi yang nampak mengancam, “kami” harus memusnahkan “mereka” atau sebaliknya.



Islam Rahmatan Lil-Alamin Sebagai Jawaban

Islam datang untuk membangun masyarakat yang adil dan beradab. Islam adalah agama kasih sayang dan menebarkan rahmat bagi semesta alam (rahmatan lil-‘alamin), kiranya pendekatan ini akan mampu memberikan solusi jangka panjang sebagai alternatif bagi permasalahan radikalisme. Kata rahmatan lil-‘alamin terambil dari ayat Al-Quran surat Al-Anbiya’ (21): 107 yang artinya: “Dan tiadalah Kami mengutus kamu (Muhammad), melainkan untuk (menjadi) rahmat bagi semesta alam (rahmatan lil-‘alamin).”

Dilihat secara tekstual kata rahmah sudah dengan jelas menggambarkan watak anti-kekerasan dan sebaliknya mendorong kebaikan-kebaikan menyeluruh kepada sesama manusia dan kepada seluruh alam sebagaimana terintegrasi dalam gabungan rahmatan lil-‘alamin. Rahmat bagi seluruh alam memiliki implikasi sosial, budaya, dan politik yang penting. Tujuan dari kata ini adalah terciptanya harmoni antara Allah, alam, dan manusia.

Mudofir (2014: 11) menawarkan apa yang disebut teologi rahmatan lil-‘alamin sebagai solusi semakin merebaknya aksi-aksi radikalisme. Dengan merujuk pada QS. Al-Anbiya’ (21): 107 di atas, teologi rahmatan lil-‘alamin dapat diartikan sebagai teologi yang menekankan perdamaian, cinta kasih atau rahmah, terbuka, dan tanggung jawab untuk mewujudkan kebaikan-kebaikan untuk semua terlepas dari asal-usul ras, bangsa, dan agama. Melalui definisi tersebut bertujuan memberikan titik-titik tekan pada bentuk cinta kasih pada semua ras manusia maupun ras non-manusia.

Karena itu, teologi rahmatan lil-‘alamin menolak segala bentuk kekerasan dan pemaksaan kehendak untuk tujuan agar mereka atau orang lain mengikuti agama atau keyakinan. Sebaliknya, umat Islam harus menjadi pilar perdamaian, persaudaraan, dan penciptaan bentuk-bentuk kerjasama global untuk mengatasi atau memecahkan isu-isu yang lebih strategis seperti kemiskinan, bencana, krisis lingkungan, krisis moral, dan meluasnya endemi penyakit berbahaya (demam berdarah, flu burung, dan AIDS). Teologi rahmatan lil-‘alamin mengabdi pada terwujudnya cinta kasih yang menyebar pada sebanyak-banyaknya umat manusia dan umat non-manusia di muka bumi.

Melalui konsep teologi Islam rahmatan lil-‘alamin dapat dirumuskan prinsip-prinsip dalam mewujudkan masyarakat adil dan toleran. Rahimi Sabirin (2004: 13-17) menguraikan tiga prinsip dasar yang menjadi tujuan utama ajaran Islam dalam membangun masyarakat. Pertama, prinsip persamaan (al-musawah). Islam secara tegas memproklamirkan bahwa semua manusia diciptakan sama (all men are created equal) dan karenanya semua berkedudukan sama di depan Tuhan (all men are equal before God). Orang yang paling mulia di sisi Tuhan (Allah) adalah orang yang paling bertakwa (QS. Al-Hujurat: 13).

Kedua, prinsip kebebasan (al-hurriyah). Islam sangat menjunjung tinggi kebebasan, baik kebebasan beragama maupun kebebasan sosial dan politik. Kebebasan merupakan sesuatu yang melekat dalam penciptaan manusia. Melalui kebebasan manusia sebagai khalifah di bumi menjadikannya berdaulat dan bermartabat. Terkait kebebasan beragama, dalam Al-Qur’an dijelaskan tidak ada paksaan dalam beragama, sudah jelas mana yang benar daripada jalan yang salah (QS. Al-Baqarah: 256). Ketiga, prinsip keadilan (al-‘adalah). Keharusan untuk berbuat kasih dan adil dijelaskan dalam Al-Qur’an bahwa jangan sekali-kali kebencian terhadap suatu kaum mendorong tindakan untuk berbuat tidak adil, berbuat adil merupakan tindakan yang dekat dengan ketakwaan (QS. Al-Maidah: 8).

Ketiga prinsip di atas menunjukkan bahwa manusia itu pada hakikatnya adalah sama. Perbedaan penafsiran terhadap teks-teks Al-Quran dan Hadits merupakan sunnatullah, sesuatu yang sengaja diciptakan Allah sebagai hukum alam. Hikmah diciptakannya perbedaan itu adalah agar semua saling mengenal dan saling belajar, sehingga saling berlomba-lomba dalam berbuat kebaikan. Melalui prinsip-prinsip di atas diikhtiarkan mampu terbentuk tatanan masyarakat yang aman dan tenteram serta terminimalisir dari berbagai tindakan kekerasan.

Kejadian yang menimpa K.H. Umar Basri meskipun masih dalam proses penyelidikan motif apa sebenarnya yang melatarbelakangi, terlepas dari motif gangguan jiwa atau lainnya, layak menjadi pembelajaran bagi semua pihak. Pada titik ini, umat Islam perlu selalu waspada, dikarenakan ulama adalah pewaris para Nabi, sehingga jangan sampai menjadi korban keganasan sejarah yang terulang, yang bisa jadi adalah generasi baru Ibnu Muljam, generasi neo-khawarij yang militan berbekal pemahaman agama tekstual dan tampilan yang syari’, namun dengan mudah membid’ahkan atau mengkafirkan orang-orang di luar dirinya. Bermodalkan teks Al-Quran dan Hadits, vonis sesat dan kafir begitu mudah terlontar dari mulut mereka.

Maka dari itu diperlukan komitmen semua pihak, terutama ulama dan umaro’ untuk membentengi umat Islam dari paham keagamaan yang radikal dan destruktif warisan Ibnu Muljam dan kawan-kawannya. Juga bersama-sama seluruh lapisan masyarakat, utamanya lembaga pendidikan untuk dikampanyekan Islam yang ramah, Islam yang rahmatan lil-‘alamin, rahmat bagi semesta alam. Sehingga terwujud tatanan masyarakat yang aman, tenteram, dan baldatun thayyibatun wa rabbun ghafûr. Semoga. Wallahu A’lam.

PENULIS


Abdul Ghofur, S.Pd.I.
Staf Akademik FITK IAIN Surakarta

https://iain-surakarta.ac.id/mewaspadai-generasi-baru-ibnu-muljam/

Ibadat

Ibadat

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas




Bagian dari seri utama dalam
Ensiklopedia Islam

tampil
Allah

tampil
Islam

sembunyi
Nabi Muhammad

Penampilan fisik
Mukjizat
Orang dekat Nabi Muhammad:
Istri Nabi
Keluarga Nabi
Sahabat Nabi
Penerus ajaran Islam:
Tabi'in
Tabi'ut tabi'in
Ulama

tampil
Sumber hukum dan ajaran
GlosariumPortalProyek Islam


l
b
s


Ibadat atau Ibadah adalah sebuah kata yang diambil dari bahasa Arab ‘Ibadah (عبادة). Dalam terminologi bahasa Indonesia sebagaimana yang terdapat dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) kata ini memiliki arti:
Perbuatan atau penyataan bakti terhadap Allah atau Tuhan yang didasari oleh peraturan agama.
Segala usaha lahir dan batin yang sesuai perintah agama yang harus dituruti pemeluknya.
Upacara yang berhubungan dengan agama.[1]
Ibadah menurut Islam[sunting | sunting sumber]

Disiratkan di dalam Al-Qur'an, pengertian ibadah dapat ditemukan melalui pemahaman bahwa:
Dalam ajaran Islam, manusia itu diciptakan untuk menghamba kepada Allah, atau dengan kata lain beribadah kepada Allah (Adz-Dzaariyaat 51:56).
Manusia yang menjalani hidup beribadah kepada Allah itu tiada lain manusia yang berada pada shiraathal mustaqiem atau jalan yang lurus (Yaasiin 36:61)
Sedangkan manusia yang berpegang teguh kepada apa yang diwahyukan Allah, maka ia berada pada shiraathal mustaqiem atau jalan yang lurus (Az Zukhruf 43:43).

Dengan demikian apa yang disebut dengan manusia hidup beribadah kepada Allah itu ialah manusia yang dalam menjalani hidupnya selalu berpegang teguh kepada wahyu Allah. Jadi pengertian ibadah menurut Al Quran tidak hanya terbatas kepada apa yang disebut ibadah mahdhah atau Rukun Islam saja, tetapi cukup luas seluas aspek kehidupan yang ada selama wahyu Allah memberikan pegangannya dalam persoalan itu.

Itulah mengapa umat Islam tidak diperkenankan memutuskan, mengubah dan menambahkan suatu persoalan hidupnya sekiranya Allah dan rasul-Nya sudah memutuskan perkara itu.
“ ...dan tidaklah patut bagi laki-laki yang mukmin dan tidak (pula) bagi perempuan yang mukmin, apabila Allah dan Rasul-Nya telah menetapkan suatu ketetapan, akan ada bagi mereka pilihan (yang lain) tentang urusan mereka, dan barangsiapa mendurhakai Allah dan Rasul-Nya maka sungguhlah dia telah sesat, sesat yang nyata. (Al Ahzab 33:36). ”

Definisi Ibadah[sunting | sunting sumber]

Menurut bahasa ibadah adalah merendahkan diri, ketundukan dan kepatuhan akan aturan-aturan agama. Sedangkan menurut istilah syar'i“Ibadah adalah suatu istilah yang mencakup segala sesuatu yang dicintai Allah dan diridhai-Nya', baik berupa perkataan maupun perbuatan, yang tersembunyi (batin) maupun yang tampak (lahir). Maka salat, zakat, puasa, haji, berbicara jujur, menunaikan amanah, berbakti kepada kedua orang tua, menyambung tali kekerabatan, menepati janji, memerintahkan yang ma’ruf, melarang dari yang munkar, berjihad melawan orang-orang kafir dan munafiq, berbuat baik kepada tetangga, anak yatim, orang miskin, ibnu sabil (orang yang kehabisan bekal di perjalanan), berbuat baik kepada orang atau hewan yang dijadikan sebagai pekerja, memanjatkan do’a, berdzikir, membaca Al Qur’an dan lain sebagainya adalah termasuk bagian dari ibadah. Begitu pula rasa cinta kepada Allah dan Rasul-Nya, takut kepada Allah, inabah (kembali taat) kepada-Nya, memurnikan agama (amal ketaatan) hanya untuk-Nya, bersabar terhadap keputusan (takdir)-Nya, bersyukur atas nikmat-nikmat-Nya, merasa ridha terhadap qadha/takdir-Nya, tawakal kepada-Nya, mengharapkan rahmat (kasih sayang)-Nya, merasa takut dari siksa-Nya dan lain sebagainya.

Sabtu, 26 Februari 2022

Tata bahasa Arab

Tata bahasa Arab

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas




Templat:Teks Arab

Gambaran tata bahasa Arab

Tata bahasa Arab (نحو عربي, naḥw ʻarabiyy atau قواعد اللغة العربية qawāʻidu al-lughati al-ʻarabiyyah) atau dikenal juga dengan istilah nahwu adalah tata bahasa Arab Klasik dan Piawai Modern. Bahasa Arab merupakan bahasa Semit dan tata bahasanya banyak kesamaan dengan tata bahasa bahasa Semit lain. Pada dasarnya, penyusunan mendalam bahasa Arab sampai ke sisi pembagian ilmunya, ialah kepastian, dan keharusan, untuk orang yang ingin betul menguasai menulis, pidato, dan belajar sejarah sastera Arab.[1]


Daftar isi
1Sejarah
2Pembagian
3Kata kerja
4Sintaksis Arab
5Morfologi Arab
6Lihat juga
7Referensi
8Bahan bacaan
9Pranala luar
Sejarah[sunting | sunting sumber]

Siapakah tokoh yang pertama kali menyusun tata bahasa Arab masih diperdebatkan. Beberapa sumber menyatakan bahwa Abu al-Aswad ad-Du'ali adalah yang pertama kali memberikan tanda diakritik dan vokal pada penulisan bahasa Arab pada pertengahan 600-an, meskipun tidak ada karyanya yang tersisa saat ini.[2] Ada pula yang menyatakan bahwa ahli tata bahasa yang pertama adalah Ibnu Abi Ishaq (wafat 735-6 M/117 H).[3] Namun ahli hadits kontemporer Muhammad Mustafa al-A'zami mengutip Jalaluddin as-Suyuthi, yang menyatakan pendapat Ibnu Abbas bahwa abjad dan tata bahasa Arab dibuat oleh Nabi Isma'il.[4]

Risalah tentang tata bahasa Arab pertama bermula pada zaman kepemimpinan Umar bin Khattab. Ibnu Abi Mulaikah meriwayatkan bahwa pada masa itu, ada seorang badui belajar membaca Qur'an dengan seorang bimbingan guru, tetapi guru itu berbuat salah.[5] Berita ini sampai kepada Umar, yang menunjuk orang yang mapan bahasa Arabnya untuk mengajari si badui, dan menyuruh Abu al-Aswad ad-Du'ali untuk mengarang satu risalah kecil tentang nahwu.[6] Buku itu diceritakan terdiri atas 4 folio, didapati di perpustakaan Abu Ba'ra, dikutip oleh Yahya bin Ya'mar, dan ditandatangani 'Allan an-Nahwi, dan Nadhr bin Syumail, ahli nahwu lain.[6][7]

Riwayat lain sebagaimana penuturan As-Suyuthi dalam "Tarikh Khulafa'" mengutip Abu Al-Qasim Az-Zujaji dalam kitab "Amali" menyebut bahwa buku risalah itu mula-mula dibuat pada zaman Ali bin Abi Thalib di mana ia mendapati sebagian penduduknya mengalami kesalahan dalam mengucapkan bahasa Arab. Sehingga Abu al-Aswad ad-Du'ali dipanggil Ali untuk mengarang risalah tatabahasa tersebut. Dalam waktu 3 hari, risalah itu dibuat. Terdiri atas isim (kata benda), fi'il (kata kerja), dan hurf (huruf, bukan termasuk keduanya, dan bisa berbentuk kata bantu, dan kata gabung). Di situ, diterangkan pula tentang kaidah bahasa Arab.[8][9]

Seiring dengan semakin pesatnya penyebaran Islam, aturan tata bahasa Arab dikembangkan lebih lanjut pada akhir abad ke-8 oleh para ahli bahasa dari Aliran Basrah dan Aliran Kufah.[10][11] Abu 'Amru bin al-'Ala umumnya dianggap sebagai pendiri Aliran Basrah;[12] sedangkan dua tokoh terkenalnya adalah Al-Farahidi yang mengarang kamus bahasa Arab pertama dan kitab kajian persajakan Arab (prosodi), serta muridnya Sibawaih yang mengarang kitab pertama tentang teori tata bahasa Arab.[2] Abu Ja'far ar-Ru'asi umumnya dianggap sebagai pendiri Aliran Kufah, meski karya-karyanya tidak lagi dapat ditemukan, dan aliran tersebut dikembangkan terutama oleh para penerusnya. Upaya-upaya Al-Farahidi dan Sibawaih mengukuhkan reputasi Basrah dalam tata bahasa analitik, sedangkan Kufah dianggap sebagai pelestari puisi dan budaya Arab.[3] Perbedaan keduanya dalam beberapa kasus menyebabkan polarisasi, misalnya Muhammad bin Isa at-Tirmidzi yang cenderung kepada Aliran Kufah karena penekanannya pada puisi sebagai sumber rujukan utama.[13]
Pembagian[sunting | sunting sumber]

Menurut ahli bahasa Syekh Musthafa al-Ghulayaini, tata bahasa Arab klasik terbagi menjadi 13 cabang ilmu, yaitu:[1]

ilmu sharaf (pembentukan kata)
ilmu i'rab (perubahan akhir kalimat)
ilmu rasam (tulisan)
ilmu ma'ani
ilmu bayan
ilmu badi'
ilmu 'arudh
ilmu qawafi
ilmu menyusun syair
ilmu insya' (karang-mengarang)
ilmu khithabah (retorika)
ilmu sejarah kesusasteraan
ilmu matan bahasa

Tata bahasa dari beragam bentuk bahasa Arab kontemporer digolongkan secara berbeda. Ahli tata bahasa Arab Said M. Badawi membagi tata bahasa kontemporer menjadi lima golongan kefasihan (dua bentuk "klasik", tiga bentuk "tak resmi/percakapan"); yang berdasarkan pada kemampuan melek aksara penutur, serta sejauh mana penyimpangan pengucapannya dari tata bahasa Arab klasik. Penggolongan tersebut yaitu:[14]
Bahasa Arab Lisan Tuna Aksara (عامية الأميين ‘āmmīyat al-ummīyīn)
Bahasa Arab Lisan Semi-Terdidik (عامية المتنورين ‘āmmīyat al-mutanawwirīn)
Bahasa Arab Lisan Terdidik (عامية المثقفين ‘āmmīyat al-muthaqqafīn)
Bahasa Arab Piawai Modern (فصحى العصر fuṣḥá al-‘aṣr)
Bahasa Arab Klasik (فصحى التراث fuṣḥá at-turāth).
Kata kerja[sunting | sunting sumber]
Artikel utama: Fi'il

Bagan kata kerja bahasa Arab

Pembentukan kata kerja bahasa Arab (فعل, fi'il) terbagi dalam dua kelompok; yaitu yang terbentuk dari akar kata trikonsonan (فعل الثلاثي, fi'il ats-tsulatsi), serta yang terbentuk dari akar kata caturkonsonan (فعل الرُّبَاعِيُّ, fi'il ar-ruba'i), yang memiliki makna dasar semantik tertentu.[15] Sebagai contoh, konsonan كـتـب kataba bermakna dasar "tulis", قـرـء (atau قرأ) qara'a bermakna dasar "baca", serta ءـكـل (atau أكل) 'akala bermakna dasar "makan".[16]

Perkataan dibentuk dengan menambahkan akar kata tersebut dengan struktur vokal dan imbuhan. Secara tradisional, ahli tata bahasa Arab menggunakan akar kata فـعـل fa'ala ("buat") sebagai pola dasar (wazan) untuk membahas tentang beragam contoh dalam pembentukan kata.[17]
Sintaksis Arab[sunting | sunting sumber]
Artikel utama: Nahwu

Ilmu yang menunjukan kepada kita bagaimana cara untuk menggabungkan kata benda (isim), kata kerja (fi'il), atau partikel (huruf/harf) untuk membentuk kalimat sempurna (jumlah mufidah) juga untuk mengetahui keadaan (irab) huruf akhir dari sebuah kata.[18]
Morfologi Arab[sunting | sunting sumber]
Artikel utama: Sharaf dan I'rab

Di dalam bahasa Arab, kata-kata dibahas berdasar 2 keadaan: bersendirian, atau tergabung dengan kata lain. Mengenai hal ini, ada 2 ilmu yang membahasnya: sharaf dan i'rab. Sharaf ialah ilmu yang membahas kedudukan perubahan bentuk kata. Sedang i'rab ialah ilmu yang membahas perubahan bentuk harakat akhir suatu kata, bisa nashab (harakat fathah), bisa rafa' (dhammah), jarr (kasrah), dan juga majdzum (sukun).[1]

Kamis, 24 Februari 2022

Kata Menag Yaqut Cholil Soal Aturan Pengeras Suara Masjid Maksimal 100 Desibel

Kata Menag Yaqut Cholil Soal Aturan Pengeras Suara Masjid Maksimal 100 Desibel

Ini Cara Virus Corona Menyerang Tubuh


Ini Cara Virus Corona Menyerang Tubuh





Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli : 11 Juni 2021



Halodoc, Jakarta – Sejak wabah virus Corona merebak, banyak orang mulai mempelajari segala sesuatu tentang virus ini, terutama cara penyebarannya. Hal ini bertujuan agar serangan virus Corona dapat dihindari. Namun, tahukah kamu bahwa orang yang sudah terinfeksi virus bisa saja tidak menunjukkan gejala sama sekali dan terlihat sehat-sehat saja?




Nyatanya, dampak virus Corona pada tiap orang bisa berbeda-beda. Ada orang yang tidak menunjukkan gejala sama sekali setelah terinfeksi virus, ada juga yang hanya menunjukkan gejala ringan, tetapi tidak sedikit juga orang yang langsung sakit parah setelah terinfeksi virus Corona. Hal ini membuat kita mungkin bertanya-tanya, sebenarnya bagaimana cara virus Corona menyerang tubuh manusia?

Ben Neuman, Ph.D., Kepala Departemen Biologi Texas A&M University-Texarkana, yang sudah meneliti virus Corona selama 24 tahun, mencoba menjelaskan hal ini dengan cara yang sederhana.
Reaksi Sistem Kekebalan Tubuh Terhadap Virus Corona

Tubuh manusia memiliki sistem kekebalan yang selalu memantau dan memeriksa apabila ada sel-sel aneh maupun kuman yang masuk untuk menyebabkan penyakit. Ketika sistem kekebalan tubuh menemukan sebuah sel atau mikroorganisme yang dianggap berbahaya, maka sistem ini akan langsung bereaksi. Begitu juga ketika penyerang seperti virus Corona masuk ke dalam tubuh, sistem kekebalan, biasanya akan langsung mengaktifkan respon imun bawaan untuk melakukan perlawanan biasa pada virus, sampai sistem tersebut bisa menggerakkan respon imun adaptif yang lebih hebat dalam melawan virus. Garis pertahanan kedua ini dapat memberikan perlawanan secara menakjubkan yang melibatkan pembuatan sel pembunuh, yaitu sel T.

Neuman menjelaskan bahwa orang yang selamat dari infeksi virus corona, bila diperiksa darahnya, maka akan ditemukan respon sel pembunuh T yang sangat baik. Dan mereka yang tidak bisa bertahan, biasanya tidak menghasilkan respon sel pembunuh T yang baik.
Virus Corona Bisa Bersembunyi dengan Baik

Seperti jenis virus apapun pada umumnya, virus Corona baru ini atau COVID-19 juga bersifat bebas dan “narsis”. Virus ini ingin membuat sebanyak mungkin replika dirinya. Virus corona menginvasi tubuh dengan cara menempel di sel-sel tubuh kamu, menyuntikkan RNA-nya dan mengubah sel tubuh menjadi virus juga yang akan mereproduksi kembali dirinya sendiri menjadi lebih banyak virus.

Tubuh juga memiliki sistem yang disebut jalur interferon, yang berfungsi untuk mengirim sinyal “minta tolong” dari sistem kekebalan ke sel, ataupun sebaliknya. Nah, virus corona akan berusaha keras untuk membungkam jalur tersebut, sehingga virus bisa bertumbuh dengan tenang. Bila kamu berhasil mengeluarkan sinyal tersebut tepat waktu, maka tubuhmu dapat mematikan virus corona dan membuat respons imun yang sangat baik. Namun, bila tubuh membuat respons yang salah, virus corona yang akan menang.

Baca juga: Kita Semua Vs Virus Corona, Siapa Pemenangnya?
Bukan Hanya Paru-Paru

Virus corona dapat hidup di bagian tubuh manapun. Virus corona suka masuk ke permukaan paru-paru di mana udara dialirkan ke sel-sel tubuh, lalu mereka suka kembali ke tempat asalnya, sehingga ia bisa menginfeksi organ-organ lain juga. Virus ini juga bisa berakhir di aliran darah yang dapat menyebabkan masalah besar, karena dapat menyerang organ-organ vital. seperti jantung, ginjal, hati, dan mengakibatkan kerusakan organ tersebut.

Baca juga: Ini yang Terjadi pada Paru-Paru saat Terserang Virus Corona
Virus Corona Vs Sistem Kekebalan Tubuh

Orang-orang yang memiliki sistem kekebalan tubuh yang lemah harus lebih berhati-hati lagi terhadap virus corona, karena tubuh mereka mungkin sulit menciptakan respons imun yang seimbang untuk melawan virus. Seseorang bisa memiliki sistem kekebalan tubuh yang lemah karena pernah mendapatkan pengobatan kanker, atau melakukan transplantasi organ atau positif mengidap HIV.

Bukan berarti kamu yang memiliki sistem kekebalan tubuh yang baik tidak perlu berhati-hati terhadap virus corona, karena virus jahat ini juga bisa mengakibatkan dampak yang serius. Gejala pernapasan yang seringkali menyertai penyakit ini, terutama dalam kasus yang parah, terjadi karena tubuh kamu berusaha melindungi dirinya sendiri. Ketika virus menginfeksi bagian tengah ke bawah paru-paru, yang mana hal ini suka dilakukan oleh virus ini, maka tubuh akan mengirimkan sel-sel untuk menghentikannya.

Tubuh akan mengambil kebijakan “membumi hanguskan” di mana sel-sel tersebut akan melewati paru-paru dan mencoba menghancurkan virus, sekaligus jaringan yang sehat. Hal ini karena bila tidak ada sel sehat yang tersisa, maka virus tidak bisa berbuat apa-apa.

Meskipun tindakan yang dilakukan sistem kekebalan tubuh tersebut dapat melindungi kamu dari invasi virus, tetapi hal ini juga dapat mengurangi kapasitas paru-paru kamu. Itulah mengapa banyak pengidap infeksi virus corona yang parah akan mengalami gejala pernapasan yang hebat hingga membutuhkan alat bantuan untuk mendapatkan ekstra oksigen ke paru-paru.
Menjaga Sistem Kekebalan Tubuh adalah Cara Terbaik Melawan Corona

Pemikiran bahwa agar dapat terhindar dari corona atau dapat melawan virus corona dengan baik, maka kamu perlu meningkatkan sistem kekebalan tubuh semaksimal mungkin, sebenarnya tidak terlalu tepat juga. Hal ini karena bila sistem kekebalan terlalu berenergi, maka mungkin saja dapat mengakibatkan tubuh untuk menyerang dirinya sendiri, seperti yang terjadi pada kasus autoimun. Jadi, yang perlu kamu lakukan hanyalah memastikan setidaknya sistem kekebalan tubuh dalam kondisi yang optimal dengan makan-makanan yang sehat, cukup beristirahat, dan rajin berolahraga.

Baca juga: Kasusnya Meningkat, Ini 6 Cara Perkuat Sistem Imun Tangkal Virus Corona

Itulah penjelasan mengenai carai virus corona bekerja dalam tubuh manusia. Bila kamu ingin mengetahui lebih banyak lagi mengenai virus corona, tanyakan saja langsung pada ahlinya dengan menggunakan aplikasi Halodoc. Kamu bisa menghubungi dokter melalui Video/Voice Call dan Chat untuk bertanya apa saja seputar kesehatan kapan dan di mana saja. Yuk, download aplikasi Halodoc sekarang juga di App Store dan Google Play.


Referensi:
Prevention. Diakses pada 2020. An Expert Explains How Coronavirus Actually Behaves Inside Your Body.

https://www.halodoc.com/artikel/cara-virus-corona-menyerang-tubuh

Rabu, 23 Februari 2022

Chatib Basri "Blak-blakan" Soal BBM dan Krisis Ekonomi Indonesia pada saat itu sudah memasuki situasi krisis akibat pelemahan ekonomi global yang berlangsung sejak pertengahan 2013 Artikel ini telah tayang di Katadata.co.id dengan judul "Chatib Basri Blak-blakan Soal BBM dan Krisis Ekonomi" , https://katadata.co.id/ariayudhistira/finansial/5e9a570703113/chatib-basri-saya-sudah-sarankan-sby-untuk-naikkan-harga-bbm Penulis: Aria W. Yudhistira Editor: Aria W. Yudhistira

Chatib Basri "Blak-blakan" Soal BBM dan Krisis Ekonomi Indonesia pada saat itu sudah memasuki situasi krisis akibat pelemahan ekonomi global yang berlangsung sejak pertengahan 2013 Oleh Aria W. Yudhistira 27 November 2014, 12:08 KATADATA | AGUNG SAMOSIR Mantan Menteri Keuangan Chatib Basri mengatakan, Indonesia berada dalam situasi krisis pada 2013. KATADATA ? Mantan Menteri Keuangan M. Chatib Basri blak-blakan menceritakan kondisi perekonomian Indonesia pada awal 2014. Menurutnya, secara fundamental ekonomi Indonesia tidak begitu kuat. Bahkan Indonesia, pada saat itu sudah memasuki situasi krisis akibat pelemahan ekonomi global yang berlangsung sejak pertengahan 2013. Arus modal masuk yang biasanya kencang pun berkurang karena investor mulai mengalihkan investasi portofolionya ke negara lain, terutama Amerika Serikat yang perekonomiannya sudah mulai pulih. Kurs rupiah pun melemah hingga di atas 20 persen menembus level Rp 12.200 per dolar Amerika Serikat (AS), terendah dalam lima tahun terakhir. Akibatnya, Indonesia menghadapi tiga defisit, yakni defisit neraca perdagangan, neraca transaksi berjalan, serta defisit anggaran. ?Sebagai Menteri Keuangan saya tidak bisa terus terang (bercerita tentang kondisi krisis) pada saat itu. Berbeda dengan sekarang,? ujar Chatib saat menjadi pembicara dalam acara ?DBS Asian Insight Seminar? yang didukung Katadata di Jakarta, Selasa (25/11). Advertisement Menghadapi situasi ini, satu-satunya pilihan yang tersedia bagi pemerintah pada waktu itu adalah menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM). Dia pun telah menyarankan kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono agar pemerintah segera menaikkan harga BBM. Namun, presiden menolak sarannya tersebut. ?Beliau (Presiden) mengatakan sekarang tahun pemilu,? kata dia. 00:05 / 01:12 Chatib mahfum jika menaikkan harga BBM pada saat pemilu secara politik akan merugikan pemerintah. Maka mau tak mau dicari solusi lain, yakni memotong anggaran kementerian lembaga yang disepakati sebesar Rp 43 triliun dalam APBN-P 2014. ?Ini yang membuat menteri-menteri marah ke saya.? Sebagai persiapan, Kementerian Keuangan pun menyiapkan kebutuhan teknis untuk menjalankan kebijakan. Misalnya, pemerintah tidak perlu minta izin DPR jika kenaikan harga BBM disebabkan pelemahan nilai tukar dan kenaikan harga minyak mentah dunia. adapun izin hanya jika terjadi kelebihan kuota BBM bersubsidi.

Artikel ini telah tayang di Katadata.co.id dengan judul "Chatib Basri Blak-blakan Soal BBM dan Krisis Ekonomi" , https://katadata.co.id/ariayudhistira/finansial/5e9a570703113/chatib-basri-saya-sudah-sarankan-sby-untuk-naikkan-harga-bbm
Penulis: Aria W. Yudhistira
Editor: Aria W. Yudhistira

https://katadata.co.id/ariayudhistira/finansial/5e9a570703113/chatib-basri-saya-sudah-sarankan-sby-untuk-naikkan-harga-bbm

INDOVITA INTERIOR : 081256161720 - tirai outdoor - tahan hujan, tirai matahari, tirai garasi mobil, krey tahan air, tirai penghalang matahari, tirai teras modern, penutup panas depan ruma, harga krey aluminium, tirai outdoor anti air, tirai outdoor, toko tirai aluminium terdekat, tirai outdoor tahan panas dan hujan, tirai aluminium surabaya, krey plastik outdoor, harga krey plastik,

 











harga krey aluminium, tirai outdoor anti air, tirai outdoor, toko tirai aluminium terdekat, tirai outdoor tahan panas dan hujan, tirai aluminium surabaya, krey plastik outdoor, harga krey plastik,

harga krey aluminium, tirai outdoor anti air, tirai outdoor, toko tirai aluminium terdekat, tirai outdoor tahan panas dan hujan, tirai aluminium surabaya, krey plastik outdoor, harga krey plastik,



harga krey aluminium, tirai outdoor anti air, tirai outdoor, toko tirai aluminium terdekat, tirai outdoor tahan panas dan hujan, tirai aluminium surabaya, krey plastik outdoor, harga krey plastik,

harga krey aluminium, tirai outdoor anti air, tirai outdoor, toko tirai aluminium terdekat, tirai outdoor tahan panas dan hujan, tirai aluminium surabaya, krey plastik outdoor, harga krey plastik,


harga krey aluminium, tirai outdoor anti air, tirai outdoor, toko tirai aluminium terdekat, tirai outdoor tahan panas dan hujan, tirai aluminium surabaya, krey plastik outdoor, harga krey plastik,


harga krey aluminium, tirai outdoor anti air, tirai outdoor, toko tirai aluminium terdekat, tirai outdoor tahan panas dan hujan, tirai aluminium surabaya, krey plastik outdoor, harga krey plastik,

tirai outdoor - tahan hujan, tirai matahari, tirai garasi mobil, krey tahan air, tirai penghalang matahari, tirai teras modern, penutup panas depan ruma,     harga krey aluminium, tirai outdoor anti air, tirai outdoor, toko tirai aluminium terdekat, tirai outdoor tahan panas dan hujan, tirai aluminium surabaya, krey plastik outdoor, harga krey plastik,

tirai outdoor - tahan hujan, tirai matahari, tirai garasi mobil, krey tahan air, tirai penghalang matahari, tirai teras modern, penutup panas depan ruma,





harga krey aluminium, tirai outdoor anti air, tirai outdoor, toko tirai aluminium terdekat, tirai outdoor tahan panas dan hujan, tirai aluminium surabaya, krey plastik outdoor, harga krey plastik, tirai outdoor - tahan hujan, tirai matahari, tirai garasi mobil, krey tahan air, tirai penghalang matahari, tirai teras modern, penutup panas depan ruma,

Rabu, 16 Februari 2022

Tokoh Wali Songo Ini Dikenal Sebagai Bapak Wayang Kulit, Siapa Dia?


Tokoh Wali Songo Ini Dikenal Sebagai Bapak Wayang Kulit, Siapa Dia?

Rahma Indina Harbani - detikEdu
Selasa, 23 Nov 2021 15:00 WIB

Jakarta - Wali Songo memiliki metode masing-masing dalam berdakwah, mensyiarkan agama Islam agar dapat diterima oleh masyarakat Jawa ketika itu. Terutama bagi masyarakat yang masih kental dengan budayanya masing-masing.
Salah satu metode dakwah yang digunakan para wali adalah menggunakan media wayang kulit, unsur seni budaya yang saat itu dekat dengan masyarakat Jawa. Nah wali songo yang berdakwah menggunakan wayang kulit itu akhirnya disebut sebagai pencipta dan bapak wayang kulit.

Sebelumnya perlu diketahui, wali songo adalah kumpulan tokoh pemuka agama yang berperan menyebarkan agama Islam di pulau Jawa. Sesuai namanya, wali songo ini berjumlah sembilan orang, diambil dari bahasa Jawa songo yang berarti sembilan.

Baca juga:
Nama-nama Wali Songo dan Nama Aslinya, Kamu Sudah Tahu?
Mengutip dari Jurnal Wali Songo, secara bahasa wali songo didefinisikan sebagai sembilan orang yang mencintai dan dicintai Allah SWT. Mereka disebut mengemban tugas suci untuk mengajarkan agama Islam.

Lalu, siapakah tokoh pencipta dan bapak wayang kulit di antara wali songo tersebut? Pertanyaan ini dapat dijawab melalui penjelasan dalam buku Tasawuf Nusantara: Rangkaian Mutiara Sufi Terkemuka oleh Sri Mulyati sebagai berikut.

"Dikenal dengan nama Sunan Kalijaga, konon ia adalah pencipta wayang kulit, pengarang cerita-cerita wayang yang berjiwa Islam," tulis Sri Mulyati.

Sunan Kalijaga dengan nama asli Raden Said dilahirkan pada tahun 1450 Masehi. Ia adalah salah satu wali songo yang menyebarkan siar Islam di wilayah Jawa Tengah. Pada saat itu, masyarakat Jawa Tengah masih kental dengan budaya Jawa seperti gamelan dan wayang.

Hal inilah yang dimanfaatkan Sunan Kalijaga sebagai strategi dakwahnya, memasukkan unsur ajaran agama Islam dalam seni pewayangan. Dia pun mulai mempelajari karakteristik masyarakat di sana serta turut mendalami ilmu mendalang hingga kesusatraan.

Ada sejumlah perbedaan wayang asli dari budaya Jawa dengan wayang hasil sentuhan Sunan Kalijaga. Sebelumnya, wayang masih berupa gambar di atas kertas dengan wujud manusia. Satu lukisan wayang menggambarkan isi satu adegan.

Mengingat wayang berbentuk manusia diharamkan oleh Sunan Giri, Sunan Kalijaga pun sedikit mengubah tampilan wayang yang telah ada. Berkat hasil rombakan dari Sunan Kalijaga, wayang dibuat di atas kulit kambing hingga disebut dengan wayang kulit.

Gambar yang ditampilkannya juga cenderung mirip karikatur tidak nyata, bukan berwujud manusia. Kemudian, satu lukisan wayang milik Sunan Kalijaga sudah menjelaskan isi satu wayang.

"Sunan Kalijaga membuat kreasi baru, bentuk wayang diubah sedemikian rupa, dan digambar atau diukir pada sebuah kulit kambing," tulis Jhony Hadi Saputra dalam buku Mengungkap Perjalanan Sunan Kalijaga.

Baca juga:
Perkembangan Islam di Indonesia, Sejarah Awal hingga Masa Wali Songo
Beberapa wayang ciptaan Sunan Kalijaga bersama dengan Sunan Bonang dan Sunan Giri di antaranya Wayang Punakawan Pandawa yang terdiri dari Semar, Petruk, Gareng dan Bagong. Hingga saat ini, wayang hasil polesan Sunan Kalijaga masih digunakan di kalangan masyarakat Jawa.

Tidak hanya sebagai pencipta wayang kulit, Sunan Kalijaga juga dikenal sebagai sosok walisongo yang pandai mendalang. Setelah Masjid Demak diresmikan, Sunan Kalijaga menjadi pengisi pagelaran wayang kulit yang diperuntukkan menghibur dan berdakwah kepada rakyat.

Ajaran-ajaran yang disampaikan Sunan Kalijaga dengan memasukkan unsur kebudayaan Jawa seperti wayang kulit ini pun terbukti mudah diterima oleh masyarakat Jawa.

Baca artikel detikedu, "Tokoh Wali Songo Ini Dikenal Sebagai Bapak Wayang Kulit, Siapa Dia?" selengkapnya https://www.detik.com/edu/detikpedia/d-5823411/tokoh-wali-songo-ini-dikenal-sebagai-bapak-wayang-kulit-siapa-dia.

Download Apps Detikcom Sekarang https://apps.detik.com/detik/

Jumat, 11 Februari 2022

Bahasa Jawa Halus Krama dan Ngoko di Kehidupan Sehari-hari

Bahasa Jawa Halus Krama dan Ngoko di Kehidupan Sehari-hari

Administrator 26 Desember 2017 06:58:39 WIB


Bahasa Jawa Halus – Bahasa Jawa adalah bahasa dengan penutur terbanyak di Indonesia, bahasa ini digunakan oleh suku jawa yang wilayahnya meliputi Jawa Tengah, Yogyakarta dan Jawa Timur. Selain itu bahasa jawa juga digunakan oleh sebagian penduduk di wilayah pesisir Karawang, Subang, Cirebon, Indramayu dan Banten.
Belajar bahasa jawa penting untuk kamu yang ingin atau akan tinggal dalam lingkungan yang mayoritas penduduknya berbahasa Jawa, baik itu untuk kepentingan pekerjaan ataupun untuk kepentingan lainnya.

Dengan mengenal sedikit dasar tentang bahasa jawa, diharapkan nantinya kamu lebih mudah dalam bersosialisasi dengan lingkungan disekitar. Atau setidaknya ada kata yang dimengerti ketika kamu mendengar orang lain disekitarmu berbicara dalam bahasa ini.

Untuk itu, Mari kita langsung saja kenalan dengan Kosakata Bahasa Jawa yang sering digunakan baik itu yang halus maupun kasar.

Walaupun sebetulnya bahasa Jawa memiliki 3 tingkatan penggunaan,. Namun Dalam video Belajar Bahasa Jawa yang dipandu oleh Mba Niken Larasati ini ada sekitar 111 Kosakata Bahasa Jawa Ngoko dan Bahasa Jawa Krama Inggil/Krama.

Secara sederhana bahasa jawa ngoko digunakan oleh seseorang pada seseorang lain yang seusia atau sudah dikenal dekat. Sedangkan Bahasa Jawa Krama adalah bahasa Jawa halus yang biasanya digunakan ketika berbicara kepada orang tua atau orang yang lebih tua.

Berikut Kosakata percakapan sehari-hari :
No Bahasa Indonesia Bahasa Jawa Ngoko Bahasa Krama Inggil
1 Saya Kulo Dalem
2 Kamu Kowe Panjenengan
3 Kami Awakedhewe Kito
4 Dia Deweke Piyambakipun
5 Ini Iki Meniko
6 Itu Kui Niku
7 Apa Opo Menopo
8 Kapan Kapan Kapan
9 Dimana Ngendhi Wonten Pundhi
10 Yang Mana Singendhi Ingkangpundhi
11 Siapa Sopo Sinten
12 Mengapa Ngopo Kadhosmenopo
13 Bagaimana Piye Kadhospundi
14 Ya Yoh Inggih/Injih
15 Tidak Ora Mboten
16 Barangkali Menowo Menawi
17 Satu Siji Setunggal
18 Dua Loro Kalih
19 Tiga Telu Tigo
20 Empat Papat Sekawan
21 Lima Limo Gangsal
22 Sepuluh Sedasa Sedoso
23 Seratus Satus Setunggalatus
24 Seribu Sewu Setunggalewu
25 Orang Uwong Tiyang/Piyantun
26 Laki-Laki Lanang Kakong
27 Perempuan Wedhok/Wadhon Estri
28 Ayah Rama Romo
29 Ibu Ibu Ibu
30 Anak Lare/Putra Putro
31 Nama Jeneng/Asma Asmo
32 Uang Duwit Artho
33 Kamar Kecil (Kamar) Mburi (Kamar) Wingking
34 Air Banyu Toya
35 Jalan Dalan Mergi
36 Kira-Kira Kiro-Kiro Kinten-Kinten
37 Semua Kabeh Sedanten/Sedaya
38 Kalau/Jika Menowo Menawi
39 Lebih Luwih Langkung
40 Sangat/Sekali Banget Sanget
41 Dari Seko Saking
42 Ke Dateng Dateng
43 Sekarang Saiki Sakmeniko
44 Baru Anyar Enggal
45 Tua Tuwo Sepuh
46 Panjang Dowo Panjang
47 Pendek Cendek Cendak
48 Murah Merah Mirah
49 Mahal Larang Awis
50 Panas Benther Benther
51 Dingin Adem Asrep
52 Kemarin Wingi Kolowingi
53 Hari Ini Saiki Sakmeniko
54 Besok Sesuk Mbenjang
55 Atas Nduwur Nginggil
56 Bawah Ngisor Ngandhap
57 Lapar Ngelih Luwe
58 Bahagia Seneng Rahayu
59 Sakit Lara Gerah
60 Maaf Ngapunten Ngapura/Ngapuro
61 Pagi Esuk Enjing-Injing
62 Siang Awan Siang
63 Malam Bengi Dalu/Ndalu
64 Apa Kabar Piyekabare Pripun/Kadospundi
65 Berapa Piro Pinten
66 Silahkan Monggo Monggopunaturi
67 Terima Kasih Muwun Maturnuwun
68 Selamat Jalan Segeng Tindak Sugeng Tindak
69 Belum Durung Dereng
70 Karena Sebabe/Mergo Amargi
71 Tetapi Mergane Amargi
72 Disini Nangkene Wontenmriki
73 Baik Apik Sae
74 Jelek Elek Kirangsae
75 Betul Bener Leres
76 Cantik/Indah Apik Endah
77 Besar Gedhe Ageng
78 Kecil Cilik Alit
79 Banyak Akeh Kathah
80 Sedikit Sithik Sakedhik
81 Sama Podho Sami
82 Bisa Iso Saget
83 Punya Duwe Kagungan
84 Ada Ana Wonten
85 Mau Gelem Kersa
86 Jangan Ojo Ampun
87 Pergi Lungo Tindhak
88 Datang Teko Rawuh
89 Berjalan Mlaku Mlampah
90 Bicara Omong Ngendika/Ngendiko
91 Bilang Ngomong Dawuh
92 Lihat Ndelok Mrisani
93 Mengerti Ngerti Ngertos
94 Makan Mangan Dahar/Nedo
95 Minum Ngombe Ngunjuk
96 Dengar Krungu Miereng
97 Tahu Ngerti Ngertos
98 Kasi Wenehi Paringi
99 Suka Seneng Remen
100 Cinta Seneng Tresna/Tresno
101 Pikir Pikir Penggalih
102 Membuat Nggawe Nadamel/Damel
103 Duduk Lungguh Lenggah/Pinarak
104 Potong Tugel Potong
105 Beli Tuku Tumbas
106 Berhenti Mangdheg Kendhel
107 Jauh Adoh Tebeh
108 Dekat Cedak Cerak
109 Kanan Tengen Tengen
110 Kiri Kiwo Kiwo




Fakta-Fakta tentang Bahasa Jawa :

1. Bahasa Jawa Memiliki Banyak Penutur

Seperti telah disebutkan sebelumnya. Bahasa Jawa merupakan bahasa dengan penutur terbanyak di Indonesia. Bahasa jawa banyak dituturkan oleh masyarakat yang tinggal di wilayah Jawa tengah, Yogyakarta, Jawa timur dan sebagian penduduk di daerah Banten juga penduduk disekitar kawasan Pantai utara, seperti Karawang, Cirebon, Indramayu dan Subang.

Selain di Nusantara, bahasa Jawa digunakan oleh masyarakat di negara Suriname dan juga di Aruba, Curacao dan Kaledonia baru. Meskipun jumlah penuturnya tak sebanyak di negara Suriname yang mayoritas penduduknya juga bersuku Jawa.

2. Memiliki Dialek atau Logat Berbeda

Sama seperti bahasa Sunda, bahasa Jawa juga memiliki logat yang berbeda antara satu daerah dengan daerah lainnya. Logat orang yang tinggal di pesisir pantai utara tentu saja akan berbeda dengan Penutur di wilayah Solo dan Yogyakarta yang dikenal lembut.

3. Terbagi Kedalam Beberapa Strata

Dalam masyarakat Jawa, terdapat beberapa pilihan penggunaan Bahasa Jawa dan pilihan Bahasa Jawa ini memiliki tingkatan yang berbeda (mulai dari tingkatan bahasa yang kasar hingga tingkatan bahasa yang halus).

Nah, tingkatan bahasa inilah yang kemudian menentukan kesan hormat dan sopan-nya si penutur. Dalam kehidupan bermasyarakat di ruang lingkup masyarakat Jawa, terdapat 3 ragam bahasa, yaitu ngoko, madya, dan krama. Dan bahasa krama sendiri masih terbagi lagi menjadi beberapa sub bahasa, seperti Bahasa Jawa Krama Inggil, krama desa, bahasa istana/ keraton, dan bahasa kasar.



Sumber :

https://salamadian.com/bahasa-jawa-halus/

BAHASA DAYAK NGAJU





Kamus Dayak Ngaju - Indonesia



- Senin, Juli 26, 2010
Berikut ini adalah terjemahan dari halaman di Astronesian Basic Vocabulary Database . Nampaknya masih perlu ada koreksi untuk bahasa Dayak-nya sendiri, begitu juga dengan terjemahannya. Untuk penerjemahan menggunakan Google Translate. Koreksi bahasa dibantu oleh Dra. Hernawaty, M.Kes. Untuk koreksi dari halaman ini dapat diberikan pada komentar. Upaya penerjemahan Kamus Bahasa Dayak - Jerman sedang berlangsung, dapat dipantau pada: Kamus Dayak Ngaju (2).





Dayak Ngaju

Indonesia


Aku

Saya


Amun

Jika


Andau

Hari


Apang

Ayah


Apui

Api


Aran

Nama


Asep

Asap


Asu

Anjing


Atei

Hati


Ba ambun

Berembun


Babehat

Berat


Babilem

Hitam


Bagawi

Bekerja


Bahalap

Baik


Bahandang

Merah


Bahenda’

Kuning


Bahijau

Hijau


Bajakah kanai’

Usus


Bakapal

Tebal


Bakas

Tua


Balasut

Panas


Balau

Rambut


Balawau

Tikus


Bana

Suami


Banipis

Tipis


Bapa

Ayah


Bapikir

Berpikir


Baputi’

Putih


Batajim

Tajam


Batiruh

Tidur


Batu

Batu


Batumpul

Tumpul


Baun andau

Berawan


Bawi’

Perempuan/wanita


Beken

Lain


Belum

Hidup


Bisa’

Basah


Bua’

Buah


Bulan

Bulan


Bulu

Bulu


Burung

Burung


Daha’

Darah


Danau

Danau


Danum

Air


Dawen

Daun


Dia’

Tidak


Due’

Dua


Dumah

Datang


Due puluh

Dua puluh


Edan

Dahan


En / Dengan

Dan


Enyak

Lemak


Epat

Empat


Eweh

Siapa


Ewen

Mereka


Gatawu’ / Gantau

Kanan


Guti’

Kutu


Hai’

Besar


Hamalem

Malam


Hamauh

Berbunyi


Hamparea’

Kapan


Hanangui

Berenang


Handalai

Cacing


Handipe’

Ular


Hanya

Delapan


Haru

Baru


Hasep

Kabut


Hatap / Sapau

Atap


Hatue’

Laki-laki/pria


Huma’

Rumah


Hung

Di


Hung huang

Di, dalam


Hung hunjun

Diatas


Hung kueh

Dimana


Hung penda’

Dibawah


Hunjun bahai

Bahu


Ie

Dia


Jela’

Lidah


Ije’

Satu


Ikau

Kamu


Ikei

Kami


Ikuh

Ekor


Indu

Ibu


Isi

Daging


Itah

Kita


Jahawen

Enam


Jite’

Itu


Jetuh

Ini


Kanai’

Perut


Kambang

Bunga


Karatak

Jalan/jalur


Kasinga

Gigi


Katawam

Mengetahui


Kawu

Abu


Kawu’

Debu


Kayu

Kayu


Keang

Kering


Kejau

Jauh


Ketun handiai

Anda semua


Kilat

Kilat


Kilenampi

Bagaimana


Kuman

Makan


Kurik

Kecil


Lalau kurik

Terlalu sempit


Langit

Langit


Lauk

Ikan


Laut

Laut


Lebar

Lebar


Lenge’

Tangan


Likut

Belakang


Lime

Lima


Lime puluh

Lima puluh


Lumbah

Lebar


Machining

Mendengar


Mahambus

Berhembus


Mahamen

Malu


Mahamis

Memeras


Mahaseng

Bernapas


Mahasur

Mengalir


Mahiwang

Berbalik


Malalap

Menguap


Maluja

Meludah


Mamangkit

Menggigit


Mamapoi

Membakar


Mamatum

Menangis


Mambewau

Mengendus, mencium


Mameteng

Mengikat


Mamili’

Membeli


Mampakasak

Memasak


Mampatei

Membunuh, mematikan


Mamukul

Memukul


Manakau

Mencuri


Manampayah

Melihat


Manangis

Menangis


Mananjung

Berjalan


Mandai’

Memanjat


Mandup

Berburu


Manembak

Menembak


Manepe’

Mengalahkan


Manetek

Memotong


Mangali

Menggali


Mangembang

Membengkak


Manggayau

Menggaruk


Mangirut

Menggigit


Manjakah

Melempar


Manjatu’

Jatuh


Manupi

Mimpi


Manyahukan

Menyembunyikan


Manyila

Memisahkan


Manyipa’

Mengunyah


Manyium

Mengendus, mencium


Manyuduk

Menusuk


Maram

Busuk


Mata’

Mata


Matei

Mati


Mendeng

Berdiri


Mengan

Berburu


Menter

Berbaring


Metu’

Bintang


Mihup

Minum


Mikeh

Takut


Mimbing

Memegang


Mimbul

Menanam


Mintih

Memilih


Minyup

Menghisap


Mise’

Menghitung


Mite’

Melihat


Mitur (mamitur)

Menjahit


Mukei

Membuka


Munduk

Duduk


Muta’

Muntah


Narai

Apa


Nyama

Mulut


Nyamuk

Nyamuk


Nyelu

Tahun


Pai’

Tungkai/kaki


Palapas

Sayap


Pandak

Pendek


Panjang

Panjang


Papa’

Kotor


Papa’

Buruk, jelek


Parak-kayu

Di hutan


Pasir

Pasir


Pehe’

Sakit


Petak

Tanah


Pilus

Jarum


Pinding

Telinga


Guntur

Guntur


Riwut

Angin


Sabangkang

Laba-laba


Sadingen

Dingin


Sakuyan

Seribu


Sambil

Kiri


Sapuluh

Sepuluh


Saratus

Seratus


Sawa

Istri


Takuluk

Kepala


Tali

Tali


Tanteluh

Telur


Tarawang

Terbang


Tatawe’

Tertawa


Telu’

Tiga


Tien

Sembilan


Tukep

Dekat


Tulang

Tulang


Tumbu’

Tumbuh


Tusu

Payudara


Tutu’

Benar


Uhat

Akar


Ujan

Hujan


Uju

Tujuh


Uluh

Orang


Upak

Kulit


Uras

Semua


Uru’

Rumput


Urung

Hidung


Uyah

Garam


Uyat

Leher





























































































































































































































HUBUNGI KAMI

 HUBUNGI KAMI DI HP / WA : 



0895 12649 818

0812 56 161720  

PALING BANYAK DIBACA

ASMAUL HUSNA

LAGU KARYA ERFIN SYAFRIZAL DI YOUTUBE 3

LOKASI

INSTAGRAM

INSTAGRAM
www.instagram.com/erfin_syafrizal

INDOVITA INTERIOR

INDOVITA INTERIOR
KREY KAYU PINTU KASA NYAMUK SHOWER SCREEN PENYEKAT RUANGAN PENYEKAT RUANGAN PLUS KACA ACRILIX KASA NYAMUK MAGNET KASA NYAMUK PARABOLA LIST FIBER KREY ALUMUNIUM VERTICAL BLINDS KREY KAYU / WOODDEN BLINDS ROLLER BLINDS

ABOUT US / TENTANG KAMI

WA 0812 56 161720

VOREZZ

VOREZZ
VOREZZ JASA PEMBUATAN WEBSITE PROFESIONAL BOGOR Jasa Pembuatan Website, Iklan & Promo Di Internet, E Mail, Google Search Engine, Google Maps, Youtube, Twitter, Facebook, Instagram, Forum Jual Beli Kerjasama , News & Info, Update & Renovasi Website ,Merubah Blog Ke Web Dll

IN ENGLISH

IN ENGLISH
IN ENGLISH

ERFINS

Paket Wisata WISATAMA

Paket Wisata WISATAMA
Paket Wisata WISATAMA

MY TWITTER

MY TWITTER
https://twitter.com/erfinsyafrizal3

CONTACT US / HUBUNGI KAMI

Total Tayangan Halaman

ERFIN PROPERTI - JUAL - BELI - SEWA - KERJASAMA - Hp / WA 081288785060

Entri yang Diunggulkan

KREY / TIRAI ALUMUNIUM OUT DOOR - Tirai outdoor - tahan hujan, tirai matahari, tirai garasi mobil, krey tahan air, tirai penghalang matahari, tirai teras modern, penutup panas depan ruma,

  ABOUT US / TENTANG KAMI I N D O V I T A Bogor - Jakarta - Tangerang - Bekasi - Depok  Banten - Cikarang  Hp / WA : 0812 56 161720 1. KR...

ERFINS














TAG : wisata bogor, wisata bandung, tempat wisata alam di bogor, wisata bogor yang sudah dibuka, tempat wisata di bogor yang murah, wisata terdekat, tempat wisata hari ini, wisata puncak,

BERANDA

PRODUK DAN JASA

MY YOUTUBE1 - PLAYLIST - LAGU KARYA ERFIN SYAFRIZAL

WISATAMA

WISATAMA
WISATAMA bergerak di bidang Jasa Perjalanan Wisata, Tour Travel, Event Organizer, Jasa Guide.

LAGU KARYA ERFIN SYARIZAL

LAGU KARYA KAMI DI SOUNDCLOUD

ERFIN SONG & MUSIC MAKER

ERFIN SONG & MUSIC MAKER
ERFIN SONG & MUSIC MAKER - ESMM JASA PEMBUATAN LAGU DAN MUSIK Kami menerima pembuatan lagu dan musik. Jasa dari kami : Jasa pembuatan aransemen lagu murah, Jasa pembuatan jingle, Jasa produksi lagu, Jasa aransemen lagu , Jasa pembuatan lagu karaoke, Jasa pembuatan lagu mars, dll.

MY YOUTUBE 2

AKBAR SUPER EXPRESS

AKBAR SUPER EXPRESS
AKBAR SUPER EXPRESS - ASE SAME DAY,JASA PENGIRIMAN MAKANAN SEHARI SAMPAI, ASE 1 HARI SAMPAI,PENGIRIMAN KILAT SATU HARI, PENGIRIMAN PAKET 1 HARI SAMPAI